

Makassar – Gowainfo.com – Perang kelompok antara remaja dari wilayah Barayya dan Kandea kembali pecah. Dalam aksi tersebut, sejumlah remaja terlihat menggunakan anak panah busur dan batu saat saling menyerang, Jumat (9/10/2026).
Dua wilayah yang jaraknya berdekatan ini sudah cukup lama dikenal kerap terjadi tawuran. Meski sudah berulang kali terjadi, aksi saling serang tersebut masih saja dikeluhkan warga yang tinggal maupun melintas di kawasan itu.
“Sudah lama mi ini perang kelompok antara Barayya dan Kandea. Sampai sekarang belum reda,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga mengaku khawatir saat melintas di kawasan tersebut, terutama pada sore hingga malam hari. Mereka yang pulang kerja merasa waswas jika tiba-tiba terjadi tawuran di tengah perjalanan.
Selain mengganggu aktivitas masyarakat, aksi saling serang menggunakan busur dan batu juga dikhawatirkan dapat mencelakai warga yang tidak terlibat dalam pertikaian tersebut.
Warga berharap pihak terkait segera mengambil langkah untuk meredam tawuran yang terus berulang. Mereka juga meminta para orang tua ikut mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi saling serang.
“Kami berharap ini bisa berhenti. Jangan sampai ada korban lagi. Kami yang tinggal di sini juga mau merasa aman, begitu juga orang yang lewat,” harap warga.
Masyarakat berharap ada upaya bersama dari aparat keamanan, pemerintah setempat, tokoh masyarakat, dan orang tua untuk mencegah tawuran kembali terjadi. Dengan begitu, warga Barayya dan Kandea bisa beraktivitas dengan aman tanpa dihantui kekhawatiran akan perang kelompok.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kejadian tersebut.
(Red)

Tidak ada komentar